Selasa, 14 Juli 2009

Pak Nur berseragam baru

Luar biasa. Cakep banget! Guru Penjaskes SD Muhammadiyah Bodon memakai seragam baru. Full biru donker, seragam dinas Kab Bantul. Kelihatan pangling. Soale, biasanya kan dia itu pake baju olahraga. kaosan. seragam hem. Luar biasa. Hidup Pak Nur Soleh!

Mulai belajar efektif Kamis 16 Juli 2009

Memasuki tahun ajaran baru, kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah Bodon selama tiga hari Senin - Rabu 13 - 15 Juli 2009 belum efektif. Waktu selama tiga hati itu digunakan untuk saling perkenalan guru dan murid, pembentukan pengurus kelas, penentuan jadwal piket, jadwal pelajaran, kelompok belajar, dan kesepakatan aturan yang berlaku tiap kelas.
Pembelajaran efektif mulai Kamis, 16 Juli 2009.
Selamat belajar!!!

Jelang Tahun Ajaran Baru, adakan RAKER

Menjelang tahun ajaran baru 2009/2010, SD Muhammadiyah Bodon Kotagede Banguntapan Bantul mengadakan Rapat Kerja (Raker) Guru dan Karyawan. Waktunya hari Jum'at pagi sampai Sabtu sore, tanggal 10 - 11 Juli 2009 di Wisma Puas Kaliurang.
Raker diadakan sebagai persiapan sekolah (Kepala Sekolah, Guru, Karyawan) dalam menghadapi tahun ajaran baru 2009/2010. Pada kegiatan tersebut, selain dilaporkan hasil kerja tiap koordinator, juga disampaikan pemaparan program sekolah.

Jumat, 22 Mei 2009

Siswa Kelas VI SD Bodon Usek Tulis

Mulai hari ini, Sabtu 23 Mei 2009, siswa kelas VI mengikuti ujian sekolah (Usek) tulis. Tempat pelaksanaan di SD Muh. Bodon unit utara. Berbeda dengan tempat pelaksanaan ujian semester 2 dan UASBN yang bertempat di SD Muh. Bodon unit selatan.
Ruang yang digunakan meliputi ruang kelas VI (A, B, C) dan ruang multimedia. Masing-masing untuk ruang I, II, III, dan IV.
Mata ujian tulis hari ini meliputi PKn dan Bahasa Jawa. Sedangkan untuk lusa (Senin) yaitu IPS dan al-Islam. Hari terakhir (Selasa) mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Inggris dan Kemuhammadiyahan.
Untuk lebih mudahnya, jadwal Usek tulis SD Muh. Bodon, yaitu
Sabtu, 23 Mei 2009 : PKn dan Bahasa Jawa
Senin, 25 Mei 2009 : IPS dan al-Islam
Selasa, 26 Mei 2009 : Bahasa Inggris dan Kemuhammadiyah.
Mata pelajaran Bahasa Arab yang semula diadakan (jadwal sebelumnya) ditiadakan. Sehingga Usek tulis hanya dalam tiga hari dengan enam mata pelajaran.
Baiklah, selamat menempuh Usek, anak-anakku ..

Pawai Budaya SD Muhammadiyah Bodon Kotagede

SD MUHAMMADIYAH BODON MENYELENGGARAKAN PAWAI BUDAYA
KEARIFAN LOKAL DAN HARKITNAS 2009


SD Muhammadiyah Bodon Banguntapan Bantul telah menyelenggarakan Pawai Budaya pada hari Rabu, 20 Mei 2009 mulai pukul 08.00. Acara dibuka oleh Ketua Pokja Kearifan Lokal Bantul. Pawai Budaya diikuti oleh lebih dari 573 orang yang terdiri atas segenap guru, siswa, dan sebagian wali murid SD Muhammadiyah Bodon. Kegiatan ini juga melibatkan dan didukung oleh PCM Kotagede, PCM Banguntapan Utara, NA Kotagede, AMM Banguntapan Utara, Pamong Kelurahan Jagalan, dan masyarakat sekitar.
Rute yang ditempuh sekitar 5 km di wilayah budaya Kotegede yang meliputi halaman Kelurahan Jagalan – Giwangan – Grojogan – Banjardadap – Ngipik – Kotagede – Kelurahan Jagalan. Peserta menempuhnya dengan arak-arakan 40 andong dan 15 mobil pengiring yang dihias penuh nuansa budaya lokal dan spanduk ajakan untuk bangkit. Nuansa budaya juga tampak pada keanekaragaman pakaian adat yang dikenakan peserta. Sedangkan kearifan lokal direpresentasikan dalam sajian Gamelan SD Muhammadiyah Bodon yang ditabuh sepanjang rute perjalanan. Tidak ketinggalan marching band Gita Bahana Cakti SD Muhammadiyah Bodon yang pernah meraih juara I tingkat nasional tahun 2009 di Surabaya menambah kemeriahan Pawai Budaya ini.
Masyarakat sangat antusias menyaksikan Pawai Budaya ini dengan rela berdiri di pinggir jalan sepanjang rute perjalanan.
Penyelenggaraan Pawai Budaya ini dalam rangka untuk memupuk cinta budaya bagi generasi muda sekaligus untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) serta implementasi Program Kearifan Lokal Kabupaten Bantul. Disamping itu, diharapkan sebagai syiar dan menarik empati warga pada SD Muhammadiyah Bodon serta menegaskan pandangan bahwa Muhammadiyah tetap mengangkat dan melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Senin, 11 Mei 2009

Siswa ujian matematika, guru deg-degan

Hari ini Selasa, 12 Mei 2009. Hari kedua UASBN 2009. Siswa SD Muhammadiyah Bodon berjuang mengerjakan soal-soal matematika.
Meski sudah dibekali sejak lima bulan terakhir, rasa deg-degan tetap menghinggapi guru. Terutama saya, guru matematika kelas VI. Kekhawatiran ini muncul bisa dimaklumi karena takut "jangan-jangan" apa dll : Jangan-jangan ada siswa yang mendapat nilai di bawah SKM (standar kelulusan minimal), jangan-jangan ...
Tapi, dibalik deg-degan itu, sebagai manusia beriman, yakin adanya kekuatan yang Maha Kuasa: Allah Swt, maka saya serahkan segalanya pada Allah. Tulus saya berharap, semoga seluruh siswa SD Muhammadiyah Bodon mendapat nilai yang memuaskan, nilai yang lebih dari nilai SKM. Berapa nilai SKM? ops, aja ada. Masih rahasia. Tapi guru intens sudah tahu kok.

Sabtu, 25 April 2009

Siswa SD Muhammadiyah Bodon ikuti Try Out UASBN 2009 tingkat provinsi DIY

Guna mempersiapkan dan menguji kemampuan menjelang UASBN 2009, dinas pendidikan Provinsi DIY menggelar try out yang dilakukan serentak sejak hari Senin sampai Rabu tanggal 20 - 22 April di setiap SD di wilayah DIY.
Pelaksanaan try out UASBN 2009 tingkat provinsi di SD Muhammadiyah Bodon berjalan dengan baik. Ruang yang digunakan adalah kelas VI dan kelas V B. Ruang yang dibutuhkan sebanyak 4 ruang terdiri dari ruang I - III masing-masing 20 peserta dan ruang IV sebanyak 11 peserta. Selaku pengawas, berasal dari bapak dan ibu guru tingkat gugus I UPT PPD kec Banguntapan karena dilakukan secara silang. maksudnya pengawas silang se-gugus.
Karena ada 4 ruang, maka pengawas yang datang ke SD Muhammadiyah Bodon sebanyak 8 orang. Masing-masing ruang terdiri dari 2 orang. Mereka berasal dari MI Grojogan, SDN Sampangan, dan SDN Tamanan.
Setelah mengikuti try out provinsi, para siswa mengaku bertambah pengetahuan. Diantaranya mengatakan bahwa ada tipe soal yang baru mereka. Terutama matematika. Misalnya soal nomor 30 dan 34.
Pada try out matematika, ada satu nomor yang tidak ada jawabannya yaitu nomor 9. Gusfianang, salah satu siswa kelas VI A berkomentar, "Pak, nomor 9 gak ada jawabannya".
Sebagai catatan bahwa pelaksanaan try out ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Mudah-mudah adanya try out UASBN dari provinsi bisa menambah pengetahuan para siswa SD Muhammadiyah Bodon. Amiin. Semoga!

Guru dan Karyawan SD Muh Bodon Jagalan Banguntapan latihan Karawitan

Luar biasa! para guru dan karyawan SD Muhammadiyah Bodon Jagalan Banguntapan Bantul setiap hari Sabtu, sepulang sekolah melakukan latihan karawitan. Kegiatan itu untuk melestarikan kebudayaan Yogyakarta. Tidak hanya para guru, secara khusus, para siswa pun diajari karawitan, terutama siswa kelas III sampau kelas VI.
Di samping itu, ada juga ekstra kurikuler Karawitan bagi siswa setiap hari Rabu dan Sabtu. Pelatihnya bukan sembarang tetapi beliau yang sudah mahir dan terjun dalam dunia karawitan.
Tempat latihan karawitan para guru di SD Bodon unit utara sedangkan para siswa di SD Bodon unit selatan. Gamelan yang digunakan selain milik SD Muh Bodon sendiri juga berasal dari bantuan Pemda Bantul dalam rangka menunjang pelaksanaan kearifan lokal di SD Muh Bodon.
Gamelan SD Muh Bodon sudah biasa mengisi acara dan kegiatan yang diselenggarakan SD Muh Bodon.
Penasaran ingin mendengar syahdunya alunan gamelan yang ditabuh para guru dan siswa SD Muh Bodon? Datang ke SD Muh Bodon setiap hari Rabu pukul 16.00 dan Sabtu pukul 13.30 - 15.00...
mangga ah diantos

Jelang Unas SMP, alumni SD Bodon silaturahim

Mulai lusa, dua hari lagi, Senin sampai Kamis, siswa kelas III alias IX SMP akan mengikuti ujian nasional (unas). Mereka jelas tegang. Deg-degan. Cemas. Pokoknya campur aduk. Berbagai usaha mereka lakoni demi kelulusan dari lubang jarum bernama Unas. Ada yang sibuk belajar private, ikut bimbel, pendalaman materi, ada juga "lelakon" lainnya.
Sebagai alumni SD Muhammadiyah Bodon yang dicetak dan dididik hormat pada orang tua dan guru serta perlunya restu guru, maka para alumni SD Muhammadiyah Bodon Jagalan Banguntapan Bantul angkatan 2005/2006, mendatangi seklah almamater. Mereka, yang berbeda SMP itu datang secara bersama-sama ke SD Muh. Bodon sekitar pukul 10 pagi hari Sabtu 25 April 2009.
Mereka mendatangi para guru SD Muh Bodon. memohon restu para guru karena mereka akan berjuang mengikuti Unas SMP 2009. Secara informal mereka diterima oleh salah satu guru saat mereka kelas VI yaitu pak Uud di kelas IV B.
Pada kesempatan itu, pak Uud mengucapkan rasa senang dan bangga atas kedatangan mereka. Tak lupa beliau juga memberikan doa agar sukses dan lulus Unas.
Hadir juga pak Drs. H. Sukemi Tirta, M.Pd selaku kepala sekolah. Selain memberikan motivasi dan penerimaan maaf, juga memimpin doa bersama untuk kesuksesan Unas para alumni.
Alumni yang berjumlah 34 anak terdiri dari putra dan putri itu sengaja datang ke almamater. Kebetulan sekolah mereka libur.Khusus kelas IX menjelang Unas.
Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi mereka para alumni SD Muh Bodon dalam menempuh Unas SMP 2009 ini, lulus dengan mendapat nilai yang bagus dan memuaskan. Amiin. oOOo

Rabu, 11 Maret 2009

DRUM BAND SD MUHAMMADIYAH TAMPIL PADA PEMBUKAAN PORDA BANTUL 2009


GITA BAHANA CAKTI, nama drum band bermarkas di SD Muhammadiyah Bodon Kotagede Jagalan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Prestasinya luar biasa. Belum genap dua bulan, Drum Band Gita Bahana Cakti (DB GBC) meraih juara I Kejuaraan Drum Band Tingkat Nasional yang diselenggarakan PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) tanggal 27 Januari – 2 Februari 2009 di Surabaya.
Berkat prestasi itu, Bupati Bantul mengundang DB GBC untuk tampil pada pembukaan PORDA Bantul 2009 hari Rabu 11 Maret 2009 di Lapangan Trenggono Bantul. Sebanyak 72 anggota DB GBC tampil memukau di hadapan para petinggi Kab. Bantul dan kontingen PORDA tiap kecamatan. Sang Mayoret, Annisa Mutiara Sani (siswa kelas VI A) memimpin penampilan aksi pasukannya membawakan lagu Dragon Ball, Ayat-ayat CInta (AAC), Long Time No See alias Suwe Ora Jamu, dan campuran diantara ketiganya.
Pasukan DB GBC yang berkostum dominasi merah hitam tampil mulai pukul 08.30. Sebelumnya, mereka berkumpul di lapangan Kelurahan Jagalan Banguntapan, utara SD Muhammadiyah Bodon pukul 7 pagi. Setelah siap dengan segala “amunisi”, pasukan DB GBC berangkat dengan mengendarai bus yang disediakan Dinas Perhubungan Bantul.
Turut mendampingi DB GBC yaitu pengurus DB GBC antara lain Pak Dudung, Pak Yuyun, Pak Pitoyo, dan Pak Kelik. Ada juga beberapa wali murid (anggota) DB GBC yang ingin menyaksikan putra-putrinya tampil. Sedangkan dari pihak sekolah (guru) yaitu Bu Anis Rinawati, S.Pd, Bu Sukmastanti, S.Pd, dan Pangarso Ari Wibowo, S.T. Para guru mengendarai mobil milik SD Muhammadiyah Bodon yang dikemudikan Pak Juwandi.Para hadirin pada pembukaan PORDA Bantul 2009 sangat menyambut meriah atas display DB GBC SD Muhammadiyah Bodon selama sekitar 15 menit. Bravo DB Gita Bahana Cakti SD Muhammadiyah Bodon!! .:: masud ::.