SD MUHAMMADIYAH BODON MENYELENGGARAKAN PAWAI BUDAYA
KEARIFAN LOKAL DAN HARKITNAS 2009
SD Muhammadiyah Bodon Banguntapan Bantul telah menyelenggarakan Pawai Budaya pada hari Rabu, 20 Mei 2009 mulai pukul 08.00. Acara dibuka oleh Ketua Pokja Kearifan Lokal Bantul. Pawai Budaya diikuti oleh lebih dari 573 orang yang terdiri atas segenap guru, siswa, dan sebagian wali murid SD Muhammadiyah Bodon. Kegiatan ini juga melibatkan dan didukung oleh PCM Kotagede, PCM Banguntapan Utara, NA Kotagede, AMM Banguntapan Utara, Pamong Kelurahan Jagalan, dan masyarakat sekitar.
Rute yang ditempuh sekitar 5 km di wilayah budaya Kotegede yang meliputi halaman Kelurahan Jagalan – Giwangan – Grojogan – Banjardadap – Ngipik – Kotagede – Kelurahan Jagalan. Peserta menempuhnya dengan arak-arakan 40 andong dan 15 mobil pengiring yang dihias penuh nuansa budaya lokal dan spanduk ajakan untuk bangkit. Nuansa budaya juga tampak pada keanekaragaman pakaian adat yang dikenakan peserta. Sedangkan kearifan lokal direpresentasikan dalam sajian Gamelan SD Muhammadiyah Bodon yang ditabuh sepanjang rute perjalanan. Tidak ketinggalan marching band Gita Bahana Cakti SD Muhammadiyah Bodon yang pernah meraih juara I tingkat nasional tahun 2009 di Surabaya menambah kemeriahan Pawai Budaya ini.
Masyarakat sangat antusias menyaksikan Pawai Budaya ini dengan rela berdiri di pinggir jalan sepanjang rute perjalanan.
Penyelenggaraan Pawai Budaya ini dalam rangka untuk memupuk cinta budaya bagi generasi muda sekaligus untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) serta implementasi Program Kearifan Lokal Kabupaten Bantul. Disamping itu, diharapkan sebagai syiar dan menarik empati warga pada SD Muhammadiyah Bodon serta menegaskan pandangan bahwa Muhammadiyah tetap mengangkat dan melestarikan budaya dan kearifan lokal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar